 |
| Pemeran drama kolosal “Perawi” di Auditorium RRI Medan, garapan Sanggar Deli Nusantara Jaya x Teater Iqro Medan. |
Medan, 25 Oktober 2025 Auditorium RRI Medan menjadi saksi penampilan spektakuler drama kolosal bertajuk “Perawi” persembahan Sanggar Deli Nusantara Jaya (DNJ) bekerja sama dengan Teater Iqro Medan. Pertunjukan yang digelar pada Sabtu sore pukul 16.00 WIB ini disutradarai oleh BDJ Siregar dengan naskah yang sarat pesan moral dan diproduksi di bawah pimpinan Ririn Prabuwati.
Kisah “Perawi” mengangkat sosok seorang pencerita tua bernama Andung Perawi, figur bijak dan penyayang yang gemar membagikan cerita masa lampau kepada anak-anak. Ia menjadi simbol dari nilai-nilai kearifan lokal yang menanamkan pesan kasih sayang, penghormatan kepada orang tua, serta pentingnya menjaga warisan budaya di tengah arus globalisasi.
Pertunjukan ini dikemas megah dengan balutan tradisi, menampilkan perpaduan syair, pantun, musik, tari, dan teater yang berpadu harmonis. Alur ceritanya disusun dinamis, menggabungkan unsur komedi dan tragedi yang saling melengkapi, menciptakan pengalaman emosional yang mendalam bagi para penonton.
Menariknya, drama kolosal ini juga melibatkan mahasiswa magang PKKB PBSI yang turut ambil bagian dalam pementasan, menunjukkan kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku seni budaya. Selain itu, sejumlah pemain dari berbagai latar belakang turut berperan aktif dalam menghidupkan karakter-karakter yang ada, menambah warna dan kekayaan ekspresi dalam setiap adegan.
Keterlibatan anak-anak usia dini juga menjadi daya tarik tersendiri. Mereka tampil melalui kelompok kor dan potongan adegan pendek yang membangun pesan moral kuat tentang pentingnya berbakti kepada orang tua dan menjauhi sikap durhaka. Kehadiran mereka membuat pementasan ini tidak hanya sarat nilai, tetapi juga terasa hidup dan penuh semangat kebersamaan lintas generasi.
Sanggar Deli Nusantara Jaya dan Teater Iqro Medan berhasil menampilkan karya yang tak sekadar hiburan, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya lokal. Setiap unsur dalam pertunjukan ini — dari musik tradisional, tata busana, hingga gestur pemain — mencerminkan kekayaan seni daerah Sumatera Utara yang dipresentasikan dengan gaya teater modern.
Penampilan di Auditorium RRI Medan tersebut mendapat sambutan luar biasa dari penonton yang hadir. Suasana haru, tawa, dan decak kagum bergantian memenuhi ruangan. Banyak penonton memberikan tepuk tangan panjang sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras seluruh tim produksi.
Melalui “Perawi”, Sanggar Deli Nusantara Jaya ingin menyampaikan pesan bahwa nilai-nilai luhur bangsa dapat terus dihidupkan melalui seni pertunjukan. Drama ini tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga tuntunan yang mengajarkan makna kasih, pengorbanan, dan pentingnya melestarikan warisan budaya.
#MagangPKKBTahun2025PBSIFKIPUNPRI
#Mahasiswamagang
#Mahasiswapbsiunpri
#Mahasiswafkipunpri
Komentar
Posting Komentar